Wednesday, December 05, 2012

Katanya Jaringan Internet Cepat Lancar

Internet sekarang menjadi kebutuhan hampir tiap kalangan, sebagai media untuk melengkapi data pekerjaan, tugas sekolah/kuliah, jual beli dan lain sebagainya. Permintaan akan layanan internet yang lebih baik sejalan dengan tawaran produsen penyedia layanan internet berkabel maupun nirkabel.
Portabilitas saya kira adalah pilihan utama sebagian besar orang, maka ISP dari kartu GSM dan CDMA banyak ditawarkan dan menawarkan diri dengan layanan yang bombastis. Akan tetapi di lapangan terjadi banyak keluhan-keluhan yang biasa dan biasanya juga tidak mendapat tanggapan yang berarti.

Dalam iklan ditawarkan kecepatan sampai 7,2 MBps dengan Bandwidth sekian GIGA unlimited dan lain sebagainya.

Sebenarnya di mana kesalahannya, apakah penyelnggara layanan internet yang salah atau masyarakat yang tidak mengerti atau penyedia modem atau perangkat yang digunakan untuk berinternet?

Baiklah mari kita coba pahami stau persatu dan kalau perlu dibahas juga istilah-istilah yang ada pada industri internet ini.

b kecil atau B Besar

Masih ingat dengan iklan yang agak licik dari sebuah prvider internet yang menawarkan jaringan internet dengan kecepatan ..katakan saja 512kbps. Kemudian dalam forum-forum dan surat pembaca banyak keluhan bahwa konsumen telah ditipu, karena kecepatan yang terbukti di komputer tidak pernah sesuai dengan iklannya. Perhatikan Kbps = Kilobit per second, dan KBps=KiloByte per second.

Di komputer ukuran yang digunakan adalah Byte dan di dalam iklan ditulis bit dan memang Byte = 8 bit, lalu siapa yang salah. Kecepatan 512 Kbps = 64KBps belum lagi jika kita lupa melihat kata up to . Jadi provider berlindung dengan kata-kata up to yang berarti sampai dengan.

Internet Speed dan Internet Bandwidth

Di kelas saya selalu ada pertanyaan dari siswa mengenai kecepatan internet yang juga sering ditemui di forum-forum online. Kecepatan internet sekarang ini  HSDPA dan berkembang menjadi HSPA+ adalah layanan internet dengan kecepatan transfer downlink sampai 7,2 MBps dan 2,1GHps adalah sudah luar biasa jika dibandingkan pada saat saya masih mengandalkan modem 56K dengan layanan telkomnet@instan.

Tapi kecepatan HSDPA sekalipun masih dikeluhkan karena kenyamanan internet bukan hanya speed tapi juga lebar pita. Lebar pita jalur internet ini disebut Bandwidth, sebagai ilustrasi saya katakan Honda yang dikendarai oleh Pedrosa pun akan berjalan pelan jika harus berjalan lewat Gg. H. Gadung yang kecil dan banyak orang lalu lalang, oleh karena itu kecepatan yang ideal bisa dimanfaatkan jika jalannya juga luas dan tidak mengantri.

Jangan pernah lupa di Indonesia banyak jalan tol yang macet, padahal jalan itu sudah tanpa lampu merah dan besar-besar. Anda tahu penyebabnya?

Carilah jalan alternatif dan besar yang masih lowong, biasanya itu jalan baru dan kalau sudah banyak yang tahu, pasti Anda sudah bisa membayangkan kelancaran jalan itu pada akhirnya.

Sebenarnya Unlimited atau tidak

Provider dengan jelas menuliskan secara sangat mencolok bahwa layanan internetnya unlimited, tapi ada udang di balik batu. Coba lebih teliti lagi yang unlimited apanya, bandwidthnya, kapasitas downloadnya atau?

Dalam pernyataan di balik penawaran layanan internet biasanya tertera berapa kecepatan yang disediakan dan juga lebar pita(Bandwidth) layanan tersebut. Atau disediakan bandwidth yang besar dan pada saat download mencapai ukuran tertentu bandwidth akan dikurangi. Download adalah bukan hanya aktifitas kita mengunduh file yang lalu ditampilkan dialog simpan di komputer saja, melainkan semua ukuran file yang telah ditransfer ke komputer kita.


Dukungan 

Seringkali teknologi yang terus maju menawarkan hal-hal yang wah pada konsumen, dan mereka tidak lagi memperhatikan hal-hal detil. Untuk terhubung dengan internet tentu saja memerlukan modem, dan sering kali modem yang ada memiliki atau menyediakan teknologi layanan jaringan yang lebih maju dari pada yang bisa disediakan oleh Provider internet.

Ketika modem atau Ponsel sudah mendukung MMS (GPRS) Provider belum siap, ketika ponsel siap melakukan  televideo tidak ada provider yang siap dengan 3G. Dan jangan lupa ketika konsumen sudah siap uang (dan juga mental) dan hp/modem baru dengan teknologi baru ,  yang sudah didukung provider, tidak semua wilayah tercover dengan baik.

lihatlah contoh area yang dilayani beberapa provider.

Coverage area EVDO Fleksi

Coverage Area EVDO ESIA

perhatikan juga kutipan dari web telkomsel:


Ada beberapa faktor yang harus dipenuhi/diperhatikan pelanggan dalam hal kecepatan :
  • Coverage Node B. Pelanggan yang berada dalam coverage Node B/BTS 3G, HSDPA dan HSPA+ tentunya akan menikmati kemungkinan kecepatan lebih tinggi dibanding GPRS/EDGE
  • Perangkat. Teknologi Perangkat yang dipakai pelanggan untuk mengakses internet (Modem, handset, atau router)
  • Aktivitas Internet. Kecepatan maksimal hanya bisa dinikmati melalui aktivitas download file dalam ukuran besar. Aktivitas checking email atau browsing secara umum tidak akan mencapai kecepatan akses maksimal
  • Jarak dan Halangan. Semakin dekat dengan Node B/BTS TELKOMSEL, maka kesempatan pelanggan untuk mendapatkan kecepatan maksimal semakin besar. Ketebalan dan material dinding juga berpengaruh terhadap kecepatan akses internet
  • Jumlah pelanggan yang terkoneksi. Kecepatan yang diterima pelanggan bergantung terhadap jumlah pelanggan yang terkoneksi secara bersamaan pada Node B/BTS yang sama. Makin banyak orang yang terkoneksi, maka kecepatan yang diterima pelanggan semakin rendah.

dan untuk provider lain silakan googling lagi.

Konklusinya saya pikir adalah: kedua pihak, provider dan konsumen harus memperbaiki diri. Provider harus lebih jujur dalam beriklan, tidak bosan memberi informasi seluas-luasnya mengenai teknologi internet dan konsumen harus cerdas dalam membeli layanan internet.

Sekian dulu, kalau ada yang salah dari tulisan saya tolong dikomentari untuk saya perbaiki. Gambar dan kutipan tidak dimaksudkan untuk mendis-/ kreditkan provider tertentu.

No comments:

Post a Comment